UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BATANG PEPAYA (Carica papaya L) DENGAN PENGUKURAN KADAR MALONDIALDEHID (MDA) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETER UV-Vis PADA MENCIT

Authors

  • Adilio Sangfirgus Triananda Universitas Malahayati
  • Annisa Primadiamanti Universitas Malahayati
  • Martianus Perangin Angin Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.23960/aec.v8i1.2023.p45-55

Abstract

Malondialdehid (MDA) radikal bebas dari hasil metabolit peroksida secara luas digunakan sebagai biologis untuk menilai stress oksidatif. Radikal bebas dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada DNA yang menyebabkan gangguan pada pembelahan sel. Pemilihan MDA sebagai parameter untuk mengetahui adanya kerusakan sel akibat pemberian antioksidan yang dapat mempengaruhi kadar MDA. Tanaman pepaya telah dipercaya masyarakat mepunyai manfaat seperti antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah antioksidan dalam tanaman pepaya mapu menghambat MDA pada hewan uji mencit. Pada penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96%. Rendemen yang didapat sebasar 10% dan hasil peneliian bahwa ekstrak pepaya pada 3,9 g/kgBB dan 7,8 g/kgBB memperlihatkan adanya aktivitas antioksidan. Kata kunci: Antioksidan, Batang Pepaya, Malandialdehid, Maserasi.

Author Biographies

Adilio Sangfirgus Triananda, Universitas Malahayati

Prodi Farmasi

Annisa Primadiamanti, Universitas Malahayati

Prodi Farmasi

Martianus Perangin Angin, Universitas Malahayati

Prodi Farmasi

Published

2025-02-28

How to Cite

Triananda, A. S., Primadiamanti, A., & Angin, M. P. (2025). UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BATANG PEPAYA (Carica papaya L) DENGAN PENGUKURAN KADAR MALONDIALDEHID (MDA) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETER UV-Vis PADA MENCIT. Analit : Analytical and Environmental Chemistry, 8(1), 45–55. https://doi.org/10.23960/aec.v8i1.2023.p45-55