PENENTUAN KOEFISIEN SELEKTIVITAS ELEKTRODA SELEKTIF ION La (III) DENGAN HPMBP SEBAGAI IONOFOR
DOI:
https://doi.org/10.23960/aec.v7i02.2022.p145-156Abstract
Selektivitas merupakan karakter elektroda yang paling penting, karena elektroda yang selektif dapat dipakai untuk mengukur analit walaupun terdapat ion pengganggu. Tingkat selektivitas ditentukan oleh nilai tetapan selektivitas potensiometrik. Penelitian mempelajari kinerja elektroda selektif ion La(III) dengan 1-fenil-3-metil-4-benzoil-5-pirazolon (HPMBP) sebagai ionofor, polivinil klorida (PVC) sebagai pendukung, DOP sebagai pemlastis, aliquat-336 klorida sebagai sisi anionik dan THF sebagai pelarut. Faktor Nernst dari elektroda tersebut adalah 51,931 [Cl-] + 11,239 mV/dekade konsentrasi dan koefisen korelasi r = 0,991. Pengukuran tetapan selektivitas elektroda ESI- La(III) dengan cara match potential method (MPM) memberikan hasil bahwa ion-ion logam golongan alkali dan alkali tanah keberadaannya relatif tidak mengganggu pengukuran ion La3+, sementara golongan transisi dalam dan unsur transisi luar (lantanida dan aktinida) dengan keberadaannya sebagai garam nitrat sangat mengganggu pengukuran ion La3+.
Kata Kunci: ESI, MPM, potensiometri, tetapan selektivitas
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Analit: Analytical and Environmental Chemistry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and acknowledge that the Analit : Analytical and Environmental Chemistry is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
