PENGARUH KOMPOSISI SODIUM LAURYL ETER SULFAT DALAM DETERJEN KAOLIN TERHADAP MIKROORGANISME PADA AIR LIUR ANJING
DOI:
https://doi.org/10.23960/aec.v7i1.2022.p21-34Abstract
Deterjen tanah merupakan alternatif baru yang digunakan untuk membersihkan benda atau zat yang terkena air liur anjing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komposisi surfaktan sodium lauryl eter sulfat (SLES) terhadap karakteristik deterjen kaolin dalam menonaktifkan mikroorganisme air liur anjing. Deterjen kaolin dibuat dengan variasi surfaktan SLES 12%, 16% dan 20% (b/b). Produk yang dihasilkan di evaluasi sifat fisika kimianya meliputi uji organoleptis, analisis pH, tegangan permukaan, dan stabilitas busa serta diuji kempampuan antibakterinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi surfaktan SLES berpengaruh signifikan terhadap tegangan permukaan dan stabilitas busa, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap analisis pH dan uji organoleptis. Uji organoleptis yang dihasilkan dengan pH rata-rata sebesar 9,125 telah sesuai dengan SNI (06-0475-1996). Analisis stabilitas busa menghasilkan kondisi optimum pada komposisi surfaktan 16% (b/b) sebesar 70,50% dan tegangan permukan menghasilkan kondisi optimum pada komposisi surfaktan 20% sebesar 0,0105 N/m. Deterjen kaolin yang dihasilkan dengan komposisi surfaktan 20% (b/b) memiliki aktivitas antibakteri yang optimum terhadap bakteri Staphylococcus aureus danEnterococcus faecalis sebesar 17,33 mm dan 15 mm, namun tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Analit: Analytical and Environmental Chemistry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and acknowledge that the Analit : Analytical and Environmental Chemistry is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
