UJI AKTIVITAS KATALITIK ZSM-5 YANG DISINTESIS DARI SILIKA SEKAM PADI DAN Al(OH)3 PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK KELAPA SAWIT
DOI:
https://doi.org/10.23960/aec.v5i1.2020.p53-64Abstract
Sintesis zeolit ZSM-5 telah dilakukan dengan metode hidrotermal menggunakan silika sekam padi dan Al(OH)3 dengan rasio molar Si/Al 20. Proses hidrotermal dilakukan pada suhu 180 ℃ dengan memvariasikan waktu kristalisasi yakni 24, 48, 72, 96, dan 120 jam, dilanjutkan dengan kalsinasi pada suhu 600℃ selama 6 jam. Hasil analisis XRD mengkonfirmasi pembentukan ZSM-5 yang ditandai dengan adanya tiga puncak khas pada 2θ (8,6°-8,7°, 23,2°, dan 23,6°-23,7°). Pembentukan ZSM-5 diperkuat dengan adanya serapan khas pada spektrum FTIR untuk zeolit, yakni puncak pada daerah ~ 468-478 cm-1 sebagai vibrasi tekuk T-O dari SiO4 dan AlO4, adanya ikatan Si-O-Al yang khas ditandai dengan puncak pada daerah 793-799 cm-1 dan puncak pada daerah 3465-3578 cm-1 menunjukkan gugus -OH dari molekul air pada sampel. Selain fase kristalin ZSM-5, pada sampel juga terdapat fase mordenit, heulandit, dan analcim yang ditandai adanya bentuk heksagonal, jarum dan batang pada permukaannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh waktu kristalisasi terhadap aktivitas katalitik ZSM-5 pada reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit dengan metanol. Katalis ZS-96 memiliki aktivitas terbaik dan mampu mengkonversi minyak kelapa sawit sebesar 80,8%. Pembentukan campuran metil ester pada produk transesterifikasi dikonfirmasi dengan hasil analisis GC-MS yang menunjukkan ada 6 senyawa metil ester dengan komponen utamanya adalah metil oleat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and acknowledge that the Analit : Analytical and Environmental Chemistry is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
