FOTODEGRADASI PEWARNA TEKSTIL CONGO RED MENGGUNAKAN KATALIS ZnO/ZEOLIT Y SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
DOI:
https://doi.org/10.23960/analit.v6i2.2021.p104-113Abstract
Telah dilakukan penelitian fotodegradasi larutan pewarna tekstil Congo Red dengan menggunakan reaktor fotoreduksi lampu pijar 50 Watt dan menghasilkan kuat cahaya 8000 Lux, hasil degradasi warna dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Pada penelitian ini dilakukan optimasi panjang gelombang optimum larutan Congo Red, pH larutan Congo Red, fotodegradasi dengan menambahkan zeolit Y, dan ZnO/Zeolit Y. Hasil penelitian diperoleh data karakterisasi terhadap katalis dengan metode Scanning Electron Microscopy (SEM) dan X-Ray Diffraction (XRD). Hasil pengukuran menggunakan Spektrofotometer UV-Vis diperoleh panjang gelombang optimum larutan pewarna Congo Red 498 nm dengan pH optimum pada pH 5, degradasi warna Congo Red tanpa katalis terjadi pada waktu optimum 120 menit dengan persentase degradasi sebesar 21,68%, penambahan katalis zeolit Y 0,6 mg dapat menurunkan intensitas warna Congo Red sebesar 63,30%, sedangkan penambahkan 0,6 mg ZnO/Zeolit Y dapat menurunkan intensitas warna Congo Red sebesar 78,01%. Ada dua faktor utama terjadinya penurunan konsentrasi Congo Redyang lebih besar dibanding tidak ada penambahan zeolit-Y yaitu, penambahan zeolit-Y menyebabkan adanya adsorpsi Congo Redoleh zeolit-Y selain itu Congo Red yang tidak teradsorpsi oleh zeolit-Y mengalami proses fotoreduksi dengan bantuan sinar tampak.
http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p104-113
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and acknowledge that the Analit : Analytical and Environmental Chemistry is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.


