KARAKTERISASI FISIKOKIMIA BIOPLASTIK BERBAHAN DASAR KITOSAN TERTAUT SILANG ASAM SUKSINAT / PATI / POLY VINYL ALCOHOL
DOI:
https://doi.org/10.23960/aec.v6i2.2021.p145-155Abstract
Bioplastik merupakan plastik yang dapat terdegradasi secara alamiah baik melalui serangan mikroorganisme maupun oleh cuaca. Lima series film tipis/bioplastik dibuat dari kitosan (CS). kitosan taut silang asam suksinat (CSSA), paduan CSSA dengan pati (CSSAP) dan paduan CSSAP-Poly Vinyl Alcohol (PVA) (CSSAPP). Penelitian dibagi dalam 3 tahapan utama yaitu penyiapan larutan CSSA, pembuatan bioplastik dan karakterisasi bioplastik meliputi uji: gugus fungsi (FTIR), berat dan ketebalan, kuat tarik, porositas, hidrofilisitas, pengembangan (swelling), ketahanan pH, dan biodegradabilitas. Dari data yang dihasilkan didapatkan bahwa semua bioplastik yang dihasilkan memiliki kenampakan bening kekuningan, transparan, tembus cahaya, tidak kaku dan tidak mudah patah, hal ini menunjukkan bahwa bioplastik bersifat cukup kuat. Selanjutnya dari hasil spektra FTIR, terbukti bahwa reaksi taut silang CSSA, reaksi paduan dengan pati dan PVA berhasil dilakukan, dengan munculnya serapan di daerah spesifik seperti O-H, N-H, C-H, C-O, N-O, dan C=O. Penambahan pati dan PVA mempercepat proses biodegradasi dari 77 hari menjadi 10 hari. Kuat mekanik dan kelenturan bioplastik mengalami peningkatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and acknowledge that the Analit : Analytical and Environmental Chemistry is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
