ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT TERLARUT TOTAL PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) MENGGUNAKAN METODE FENOL-SULFUR SECARA IN VITRO
DOI:
https://doi.org/10.23960/aec.v4i1.2019.p73-80Abstract
Buncis merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang cukup populer dikalangan masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dan memiliki potensi nilai ekonomi-sosial yang baik serta berdaya guna untuk mempertahankan kesuburan tanah. Rhizoctonia solanii merupakan salah satu mikoriza yang dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan proses penyerapan air tanah pada saat tanaman sedang mengalami cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian Rhizoctonia solanii pada kandungan karbohidrat planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) dalam kondisi cekaman kekeringan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor, yaitu inokulasi Rhizoctonia dengan 2 taraf [V0 (tidak diinokulasi Rhizoctonia) dan V1 (diinokulasikan Rhizoctonia)] dan konsentrasi Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) dengan 3 taraf [P0 (0 %), P1 (15 %) dan P2 (30 %)]. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5 %. Masing-masing konsentrasi dilakukan 4 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 biji buncis dalam setiap botol kultur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi mikoriza Rhizoctonia solanii belum memberikan pengaruh terhadap kandungan karbohidrat terlarut total planlet buncis dalam kondisi cekaman kekeringan secara in vitro.
doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p73-80
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and acknowledge that the Analit : Analytical and Environmental Chemistry is the first publisher, licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
