ANALISIS AKTIVITAS ENZIM PEROKSIDASE TANAMAN VANILI (Vanilla planifolia Andrews) HASIL PENGIMBASAN ASAM FUSARAT SECARA IN VIVO

Authors

  • Endang Nurcahyani Prodi Biologi Terapan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Lampung
  • Ratna Oktaviani Prodi Biologi Terapan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Lampung
  • Tundjung Tripeni Handayani Prodi Biologi, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Lampung
  • Bambang Irawan Prodi Biologi Terapan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/aec.v8i1.2023.p68-76

Abstract

Kendala produksi dalam budidaya vanili (Vanilla planifolia Andrews) salah satunya diakibatkan oleh penyakit busuk batang yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum f. sp. vanillae. Solusi untuk mengatasi penyakit tersebut menggunakan agen pengimbas yaitu asam fusarat dengan berbagai konsentrasi. Penggunaan kultivar vanili yang tahan penyakit busuk batang dengan hasil tinggi diharapkan merupakan alternatif pengendalian penyakit yang penting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas enzim peroksidase pada tanaman vanili yang diimbas asam fusarat berbagai konsentrasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu konsentrasi asam fusarat 0 ppm (kontrol), 115 ppm, 125 ppm, dan 135 ppm. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) kemudian dilakukan uji lanjut dengan Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin meningkat konsentrasi asam fusarat, semakin tinggi aktivitas enzim peroksidasenya. Pada konsentrasi asam fusarat 135 ppm aktivitas enzim peroksidase tertinggi menghasilkan 0,74 U/mg/min. Kata Kunci: asam fusarat, Fov, in vivo, peroksidase, Vanilla planifolia

Published

2025-02-28

How to Cite

Nurcahyani, E., Oktaviani, R., Handayani, T. T., & Irawan, B. (2025). ANALISIS AKTIVITAS ENZIM PEROKSIDASE TANAMAN VANILI (Vanilla planifolia Andrews) HASIL PENGIMBASAN ASAM FUSARAT SECARA IN VIVO. Analit : Analytical and Environmental Chemistry, 8(1), 68–76. https://doi.org/10.23960/aec.v8i1.2023.p68-76

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>